4 Dalil Hukum Judi Togel Dalam Pandangan Islam

Hukum judi togel dalam pandangan Islam memiliki beberapa dalil yang menyatakan bahwa judi merupakan hal yang haram. Berikut ini adalah beberapa dalil tersebut. Dengan adanya dalil tersebut, hal ini menegaskan bahwa judi merupakan perbuatan dosa.

Judi Berkaitan Dengan Khamr (QS Al Maidah: 90)

Dalil yang pertama menyebutkan bahwa judi berkaitan dengan khamr, kurban untuk berhala, dan mengadu nasib dengan undi. Allah berfirman,”Hai orang – orang beriman, sebenarnya khamar (minum), judi, mengundi nasib dengan panah, berkorban untuk berhala adalah termasuk perbuatan setan. Jadi jauhilah perbuatan – perbuatan ini agar mendapatkan keberuntungan”

Dalam ayat yang mulia tersebut, Allah Ta’ala mengaitkan judi atau qimar dengan al anshab, khamr, dan al azlam. Semua itu merupakan perkara yang sudah tidak perlu diragukan lagi keharamannya. Oleh sebab itu ini menjadi dasar mengapa judi dikatakan haram.

Khamr atau Al Khamru telah diketahui bersama bahwa itu adalah minuman yang bila diminum oleh seseorang dapat menyebabkan mabuk kemudian kehilangan akal baik sebagian maupun seluruhnya sehingga ia beraktivitas dan berbicara tanpa akal dan tanpa berpikir. Bahkan hal ini kadang membuatnya jatuh ke dalam zina, pembakaran, menceraikan istri, pembunuhan, dan hal lain yang tidak baik. Oleh sebab itu, hal ini diharamkan oleh syariat Islam.

Sementara itu al anshab atau berkurban untuk berhala merupakan hal yang haram dilakukan karena merupakan sarana untuk menyembah berhala. Segala sesuatu yang dikaitkan dengan khamr, al anshab, dan al azlam tidak perlu diragukan lagi bahwa hukumnya haram dan dosanya besar

Judi Juga Disebut Dengan Rijs atau Najis (QS. Al Mudatsir: 5)

Ar rijs berarti najis. Ar rujz berarti dosa dan segala hal yang mengandung bahaya. Kadang Allah menyebut berhala dengan rijs seperti firman-Nya yang mengatakan :jauhilah olehmu semua berhala yang najis itu dan tinggalkanlah perbuatan dosa” Allah terkadang menyebutnya dengan rujz.

Judi Adalah Amalan Setan (QS. Fathir:6)

Allah Ta’ala mengatakan bahwa judi merupakan amalan setan dalam firmannya. “ … (judi) trmasuk perbuatan setan.” Semua amalan yang termasuk amalan setan haram hukumnya karena setan sangat bersemangat dalam menyesatkan manusia dan menjerumuskan manusia ke dalam kesesatan. Jika seseorang sudah mengetahui bahwa judi merupakan amalan setan, ketahuilah bahwa setan tersebut tidak mendatangi kecuali untuk menipu dan mengelabuimu serta membuat permusuhan di antara engkau dan saudaramu. Jadi setan adalah musuh manusia. Allah telah memperingatkan manusia dari musuh yang satu ini dengan peringatan yang keras

Demikian firman Allah, “Syaitan itu sesungguhnya merupakan musuh bagimu sehingga anggaplah dia sebagai musuh karena syaitan – syaitan itu sesungguhnya hanya mengajak golongannya agar mereka menjadi penghuni neraka yang menyala.

Tindakan Judi Merupakan Hasil Bujukan Setan (QS. Al A’raf:21 dan 27)

Allah juga menerangkan kepada manusia bahwa setan sudah berhasil memperdaya Nabi Adam dan Siti Hawa sehingga membuat mereka dikeluarkan dari surga. Setan juga bersumpah pada Nabi Adam dan Hawa bahwa ia merupakan penasihat padahal ia pendusta. “Allah berfirman: “(setan) bersumpah pada keduanya demikian: saya adalah pemberi nasihat untuk kalian berdua). Allah telah memberi peringatan kepada manusia terhadap musuh besar ini dalam firmannya. “Hai anak Adam, janganlah kamu sekali-sekali dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia mengeluarkan ibu bapamu dari surga.

Jadi setan adalah musuh manusia dan sangat bersemangat untuk menjerumuskan manusia. Judi, khamr, al anshab, dan al azlam merupakan amalan setan. Yang dimaksud di sini adalah amalan tersebut dibawa oleh setan dan amalan tersebut dibisikkan oleh setan pada para hamba. Setan juga menghianya agar manusia mudah terbujuk untuk melakukannya dan kemudian terjerumus ke dalamnya.

Ketika Anda sudah tahu suatu perkara merupakan amalan setan, Anda pun wajib untuk menjauhinya dan meninggalkannya sampai selamat. Setan tidak menginginkan apapun dari Anda kecuali kesesatan dan kebinasaan bagi Anda. Setan itu juga senantiasa bercokol di hati manusia untuk membujuknya.

Hukum judi togel dalam pandangan Islam berdasarkan dalil di atas tentu mewajibkan umat manusia untuk menghindari segala bentuk perjudian, termasuk judi togel.  Allah juga telah menurunkat surat yang merupakan surat untuk menangkal godaan setan yang tertuang dalam QS. An. Naas 1-6.